Menghadap Penghulu (lagi)


Sekitar sepekan lalu, tepatnya 13 Mei 2018 nama saya kembali tercatat di Kantor Urusan Agama alias KUA, adalah untuk yang kedua kalinya saya berurusan dengan kantor yang bernaung dibawah Kementerian Agama Republik Indonesia ini  setelah lebih dari 12 tahun lalu saat menikahi istri saya.
Gambar Ilustrasi
Keputusan ini saya ambil setelah melalui beberapa pertimbangan yang matang karena bagaimanapun pernikahan adalah sesuatu yang sakral dan harus dipertanggungjawabkan dunia dan akhirat. Beberapa orang kolega dan saudara yang paham  terkait hukum-hukum pernikahan baik hukum positif maupun hukum Islam saya minta pendapatnya.

Bagaimana dengan Istri yang telah memberikan saya dua anak jagoan? Sebagai orang paling mengenal saya, awalnya dia tertawa dan menganggap saya hanya bergurau, namun setelah dijelaskan dengan baik Ia pun dapat memahaminya. Mungkin ini manfaat komunikasi yang baik dalam berumah tangga. Sejak menikah awal tahun 2006 silam kami berkomitmen untuk selalu terbuka dan itu terjaga hingga saat ini.

Benarkah Semudah? Iya benar-benar semudah itu, Alhamdulillah sampai pada hari yang telah ditentukan semua berjalan lancar sesuai rencana dan saya pun sukses menjalankan amanah yang diberikan untuk menghadap penghulu sebagai SAKSI NIKAH teman kami.
Akad Nikah antara Theodesia Ika Roro & Rizanda Agusta bertempat di Myhome Hotel Pontianak, 13/05/2018


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Menghadap Penghulu (lagi)"

Post a Comment

11111111111111